Obituari: Ombudsman Ibnu Tricahyo

Kabar duka itu datang seperti petir yang menghentak. Seperti pencuri yang mengambil orang-orang yang kita kasihi dalam diam. Padahal cuma kebersamaan yang singkat. Belum genap tugas beliau sebagai Ombudsman, tapi begitu banyak yang telah beliau berikan pada lembaga ini dan masyarakat.

Abaikan Hak Pekerja, BRI ‘Ditegur’ Ombudsman

http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt512b443580f6b/abaikan-hak-pekerja–bri-ditegur-ombudsman

25 Februari 2013, beliau masih memberikan rekomendasi Ombudsman atas hak-hak pekerja yang diabaikan.

Masih seperti baru kemarin,

Lalu pada tanggal 28 Februari 2013, sedianya beliau menerima laporan Sdri Luviana, tapi karena berbenturan dengan Rapat Kerja Teknis, beliau tidak dapat hadir.

Itu hari terakhir sempat berkomunikasi dengan beliau. Karena setelah itu beliau masuk rumah sakit di Malang, sampai berpulang hari ini (06/Maret/2013).

TIdak terlukiskan pedihnya.

Juga tidak dapat hadir untuk memberi penghormatan terakhir, semoga doa kami sampai.

Beliau Ombudsman terbaik, yang sempat kami kenal, dan namanya abadi dalam koridor lembaga ini. Ombudsman yang tidak pernah mengeluhkan sakitnya, dan Tuhan yang begitu mencintainya, hingga tidak ingin beliau menanggung nyeri itu terlalu lama.

Kami menyayanginya, menghormatinya,beliau  seorang guru, seorang sahabat, seorang ayah, seorang Ombudsman.

Selamat jalan pak Ibnu, selamat jalan ke keabadian.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s