Berbagi sepatu

Setelah Lima tahun tinggal di pondok mertua indah, akhirnya kami memiliki rumah sendiri. Rumah kecil di luar kota, type 33, dengan sedikit sisa lahan untuk halaman depan dan halaman belakang. Di halaman depannya, kami menanam mawar, melati, asoka, kamboja, bunga-bunga tropis, yang sayangnya kurang terurus, karena kami jarang berkunjung untuk merawatnya. Sampai akhirnya, kami memutuskan melakukan moratorium taman, karena tak sampai hati untuk membiarkan bunga-bunga itu tumbuh tanpa perawatan yang memadai.
Tapi, rumah itu bukan yang akan kuceritakan disini.

Ceritanya dimulai ketika aku sedang di teras, memangkas semak-semak mawar. Ada seorang pedagang loak, mencari Koran bekas, berjalan sepanjang komplek. Berbekal timbangan, bertelanjang kaki. Tidak ada koran di rumah kami, karena kami practically tidak tinggal disini. Orang itu berlalu. Sampai aku melihatnya lagi saat kami keluar komplek.

Ia melangkah, sedikit berjingkat dan melompat karena aspal yang panas.

Ia bertelanjang kaki, masih belum ada koran bekas yang dibawanya.

Masih berjalan, tapi tidak lagi berteriak: “barang bekas, koran bekas”

Dan kami berlalu, tapi bayangan orang itu tidak lekang diingatan saya, sampai saya menulis kisah ini.

Berpikir, tentang bagaimana kita bisa membantu.

Karena, teman-teman pasti punya sepatu dan sandal lebih dari tiga pasang, each. Sekarang sudah tahun 2013, sebentar lagi pemilu, ditambah sudah ada cukup banyak posko-posko bantuan. Bisa dijadikan drop box. Kita bisa memberikan barang-barang yang masih layak pakai, dikumpulkan di drop box, kaum dhuafa bisa mengambilnya dengan gratis.

Bagaimana?

Bisa sepatu anak-anak, sepatu orang dewasa, sandal, pakaian, jaket, tas, dan masih banyak lagi, barang untuk berbagi manfaat. Sederhana saja.

Tulisan ini mungkin, bisa menjadi pesan dalam botol, yang akan terdampar di pantai yang tepat. Atau menjadi sebutir kelapa tua, yang hanyut di lautan, hingga saatnya, tiba di pantai, untuk tumbuh dan berbuah.

Semoga saja.
Karena aku yakin, semua orang sejatinya berhati baik, dan sejatinya semua orang saling peduli. ***

One thought on “Berbagi sepatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s